SMS-an Sambil Nyetir Didenda US$ 50 (Rp 572.500)

Posted on Updated on

Menyetir sambil SMS-an melalui ponsel adalah perilaku berbahaya. Di California, kebiasaan mengemudi sambil bersms-an tersebut sudah dinyatakan ilegal.

Pemerintah setempat akan segera memberlakukan peraturan yang melarang pengemudi bersms-an ria saat menyetir karena kerap terjadi kecelakaan di jalan. Aturan ini berlaku mulai 1 Januari 2009.

Bagi siapa saja yang melanggar peraturan, dikutip detikINET dari KSBY, Selasa (30/12/2008), akan diganjar dengan denda. Jika melanggar peraturan satu kali, pelanggar akan didenda US$ 20. Namun jika tertilang lagi, denda akan membengkak menjadi US$ 50 (Rp 572.500).

Tentunya, tidak semua pengemudi menyambut baik aturan tersebut. Namun banyak juga yang mengatakan bahwa jalanan akan lebih aman setelah undang-undang baru tersebut diberlakukan.

Stephanie Heigel misalnya, ia menyambut baik aturan baru itu karena menurutnya pengemudi memang tidak boleh menggunakan ponsel saat menyetir. Sementara itu Hannah Poindexter menganggap undang-undang itu sebagai peraturan ‘bodoh’.

Ditilik dari sisi bisnis, pasar untuk mobile messaging cukup menggiurkan. ABI Research memperkirakan pasar mobile messaging akan meningkat dari US$ 151 miliar pada 2008 menjadi lebih dari US$ 212 miliar pada 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s