Menuju Arah Positif
Meskipun zaman boom dotcom telah lewat, bisnis warung Internet (warnet) di Indonesia masih cukup menarik. Diperkirakan bisnis ini akan bergairah kembali setelah mengalami kelesuan sepanjang tahun 2004 dan 2005.

Meskipun teknologi berkembang dengan cepat, pemenuhan akan akses Internet yang murah dan cepat saat ini hanya bisa diberikan oleh warnet. Beberapa teknologi akses Internet yang sekarang diberitakan berbiaya murah pun, jika diperhatikan, ternyata tetap sangat mahal. Harga perangkat komputer, baik perangkat keras maupun lunak, masih tidak terjangkau oleh sebagian besar masyarakat kita sehingga kebutuhan akan warnet akan selalu ada.
Teknologi-teknologi akses Internet yang baru, seperti GPRS, WiFi HotSpot, 3G, tetap menjadi barang mewah karena biaya untuk mengaksesnya sangat mahal. Sebagai contoh, akses termurah dari mobile Internet adalah Rp 2/kb. Dalam waktu 1 menit, Anda sudah bisa men-download sebesar 1 MB yang berarti = Rp2000, bandingkan dengan biaya akses di warnet. Memang benar, jika Anda hanya sekadar chatting, aksesnya akan murah. Namun, apakah kita hanya melakukan chatting saja di Internet?
Semakin maraknya penggunaan Internet membuat para pebisnis atau investor melirik peluang ini sebagai usaha yang menjanjikan. Tak hanya konsultan atau pebisnis spesialis, pengusaha tanggung yang hanya memiliki modal pas-pasan pun dapat membangun bisnis ini dengan segenap usaha penekanan terhadap biaya.
Seperti yang kita ketahui bahwa investasi awal pada proyek yang berhubungan dengan IT adalah investasi yang sangat besar. Investasi awal yang ditanam pada pembangunan warnet ini meliputi pembuatan jaringan serta instalasi perangkat keras dan perangkat lunak. Tidak ketinggalan izin usaha yang merupakan poin penting, tapi sering terlupakan oleh para pengusaha warnet.
CHIP mengunjungi beberapa warnet secara acak di Jakarta untuk ‘mengintip’ apa-apa saja yang dibutuhkan dalam membangun warnet, kendala, dan beragam informasi yang patut disimak. Tak ketinggalan, CHIP juga melakukan wawancara dengan Irwin Day dari Asosiasi Warnet Indonesia (AWARI).
Persiapan awal
Bukan hanya dana yang diperlukan pada pembangunan warnet, rencana yang matang dan tidak setengah-setengah perlu dipersiapkan dengan baik pula. Biasanya, persiapan membangun warnet kurang lebih 3 bulan, mulai dari pencarian tempat, pencarian SDM yang andal, pembelian alat-alat dan perlengkapannya, pengurusan jasa provider untuk koneksi Internet, juga pengurusan badan hukumnya.
Menggunakan jasa konsultan untuk membangun dan mengelola warnet sah saja dilakukan sepanjang modal yang dimiliki mencakup untuk itu. Biasanya jasa konsultan perlu digunakan selama tahun pertama operasional. Lebih dari 1 tahun, pengusaha dapat lebih mandiri dalam pengelolaannya.
Namun, jika dana tidak memadai untuk pengeluaran ekstra jasa konsultan, Anda tidak perlu berkecil hati. Membangun dan mengelola warnet dengan usaha sendiri pun merupakan tantangan tersendiri.
Tempat (Sewa/Beli): merupakan biaya yang dikeluarkan selama warnet berjalan meskipun renovasi seperti pengecetan ulang, pembersihan ruangan, dan menaikkan daya listrik (bila diperlukan). Server : Diusahakan memiliki spesifikasi yang lebih baik dari client. Server dapat digabung dengan komputer kasir. Untuk client, dapat digunakan komputer-komputer bekas dengan catatan, diperiksa dahulu secara keseluruhan.
Perangkat Jaringan: Hub/Switch yang menghubungkan antarclient, jumlah portnya dapat disesuaikan dengan jumlah client. Modem digunakan bila koneksi dilakukan melalui saluran telepon atau ADSL. Access Point dan antena akan diperlukan jika koneksi Internetnya menggunakan wireless. Panjang kabel UTP dan jumlah RJ45 disesuaikan dengan hasil pengukuran dari setiap client ke hub/ switch dan perhitungan jumlah client. Untuk penyatuan kabel dan RJ45, digunakan crimpping tool dan bila perlu, gunakan LAN tester untuk mengetahui penyatuan kabel yang dilakukan berhasil atau tidak.
Furniture yang diperlukan meliputi meja-kursi kasir (bisa sekaligus merangkap admin) dan meja-kursi client. Fasilitas tambahan dapat diperhitungkan, seperti printer, scanner, minuman atau makanan ringan.
Untuk anggaran belanja disarankan dibuat dengan serinci-rincinya agar tidak ada hal-hal yang terlewatkan. Membuat laporan keuangan tentang pemasukan dan pengeluaran setiap bulannya sebaiknya dilakukan secara benar dan teliti. Sebagai contoh rincian (perhitungan kasar) dapat dilihat pada boks Analisis Break Even Point.
Kabel atau wireless ?
Kepraktisan bisa jadi bahan pertimbangan untuk koneksi Internet di warnet. Penggunaan wireless saat ini mendominasi sebagian besar koneksi ke warnet. Kondisi ini sudah berlangsung sejak 3-4 tahun yang lalu dan semakin meluas sejak penggunaan frekuensi 2,4 Ghz dibebaskan dari biaya lisensi. Meskipun demikian, penggunaan frekuensi radio ini ada batasan-batasan teknis. Namun dalam beberapa tahun ke depan, bisa dipastikan penggunaan wireless Internet link akan tetap menjadi primadona kecuali terjadi perubahan biaya akses via kabel/fiber optic yang signifikan. Sebab walau bagaimanapun, mutu akses melalui kabel atau fiber optic lebih bagus dibanding melalui jalur wireless. Secara teknis, ini menunjukkan kemampuan orang Indonesia dalam memanfaatkan teknologi yang ada untuk memenuhi kebutuhan akan akses Internet yang murah dan cepat. Untuk gambaran jelas dan detail mengenai teknologi wireless, dapat Anda simak pada CHIP Spesial edisi WIRELESS.

Nilai Tambah : Perangkat WebCam merupakan daya tarik untuk memikat para pengguna warnet.
Apapun pilihan untuk koneksi Internet, jangan lupakan untuk memperhitungkan bandwith (kecepatan), biaya pengadaan, biaya koneksi dan layanan technical support yang disediakan provider agar masalah cepat teratasi begitu ada masalah.
Model game center lainnya adalah yang mengakomodir game yang memerlukan akses Internet, seperti yang sangat terkenal adalah Ragnarok (biasa disingkat RO), dan biasanya ditempatkan terpisah dengan ruangan warnet. Anda pun dapat menjual voucher game ini untuk pemasukan tambahan.
Perlu diingat, pengadaan game center berarti mengharuskan Anda mengubah atau memperhitungkan kembali investasi awal. Karena spesifikasi komputer untuk game, biasanya lebih tinggi dari sekadar untuk browsing Internet.
Bila Anda memiliki dana lebih dan Anda adalah orang yang peduli serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap dampak keseimbangan sosial, Anda dapat mendidik dan mencerdaskan masyarakat sekitar warnet. Caranya antara lain dengan menyediakan e-Learning dan pelatihan cuma-cuma yang menghasilkan konsep pencerdasan serta menyeimbangkan antara hiburan (chatting), informasi (surfing, e-mail) dan edukasi. Website http://warungilmu.cjb.net adalah salah satu contoh konsep pencerdasan yang dapat diterapkan sebagai bentuk kepedulian pembelajaran di bidang IT.
Billing
Tarif merupakan bagian terpenting dalam billing. Kecanggihan suatu billing ditentukan oleh bagaimana kelengkapan fasilitas serta kemudahan proses konfigurasi dan penggunaannya, baik oleh kasir maupun pengguna warnet. Tarif juga merupakan salah satu strategi marketing. Bila tidak diperhitungkan dengan matang, warnet Anda dapat kalah bersaing dengan warnet lain.
Keuntungan pemakaian program billing adalah memudahkan Anda dalam melakukan perhitungan keuangan, pencatatan waktu lebih akurat, dan pengawasan. Dengan begitu Anda dapat mengurangi kecurigaan terhadap kasir, dan menjalin hubungan kemitraan dengan penyedia jasa program ini.
Sweeping
Aksi sweeping yang heboh dilakukan terhadap warnet pertengahan tahun 2005 oleh aparat kepolisian memberikan satu di antara dua pilihan bagi pengusaha warnet. Menggunakan software legal dengan mengikuti aturan dan harga yang tinggi atau beralih ke software open source-yang tentu saja dapat digunakan dengan cuma-cuma.
Beberapa warnet responden telah mempertimbangkan untuk beralih ke OS open source seperti Linux dan FreeBSD. Tapi, kendala yang dihadapi cukup beralasan untuk masih menunda penggunaan OS open source tersebut. Alasan-alasan tersebut antara lain belum terbiasanya user/ pelanggan dalam menggunakannya walau sebenarnya kompatibilitas dan keandalannya dapat dibilang cukup user friendly. Ada juga yang beralasan, komunitas open source adalah komunitas yang eksklusif, dan pelit untuk berbagi ilmu ke masyarakat pengguna komputer. Namun, ada jalan supaya OS open source menjadi familiar yaitu dengan semakin seringnya membiasakan masyarakat menggunakan OS open source.
Ini seperti istilah ‘apa yang lebih dulu, telur atau ayam?’ Apakah menunggu OS open source menjadi familiar buat orang banyak atau kita yang mem-familiarkan OS open source? Beberapa warnet diketahui telah berani mengambil langkah untuk migrasi ke penggunaan OS open source. Ada beberapa warnet yang sukses, namun ada juga sebagian dari mereka yang akhirnya tutup atau berbalik menggunakan Windows keluaran Microsoft. Namun, untuk menggunakan software legalpun dibutuhkan kocek besar dan kantong tebal. Tidak hanya membeli sistem operasinya saja, seperti Window XP Professional yang dijual seharga US$ 295, namun software-software pendukung Internet lainnyapun harus dibeli dengan harga yang cukup tinggi pula.
Mengenai tanggapan terhadap komunitas open source, Irwin Day mengatakan bahwa sejak tahun 1998 ia menggunakan OS open source dan bergaul dengan komunitas tersebut. Ia mengaku mendapatkan banyak manfaat dan ilmu pengetahuan dari komunitas tersebut. Menurut kesimpulannya bahwa komunitas open source sama sekali tidak pelit. Yang perlu diperhatikan adalah komunitas open source punya budaya yang berbeda dengan komunitas lainnya. Oleh karena itu, diperlukan adaptasi dengan budaya tersebut dulu jika kita ingin bisa diterima dengan baik dan mendapatkan manfaat dari bergabung dengan komunitas tersebut.
AWARI (www.awari.or.id atau mailing listnya: http://groups.yahoo.com/group/ asosiasi-warnet) telah meminta penyedia software legal, dalam hal ini Microsoft, untuk memberikan harga khusus untuk Indonesia. Pihak Microsoft membuka pintu bagi terciptanya kerja sama antara Microsoft dan Awari, namun dengan skema bisnis yang jelas dan tuntutan yang tidak berlebihan. Microsoft akan membantu warnet dalam penggunaan software legal, asalkan bisa menghasilkan nilai tambah bagi kedua industri tersebut.
Namun, Awari tidak mengkampanyekan OS semata, tapi juga mengkampanyekan Legalitas Peranti Lunak yang digunakan di warnet. Setiap saat Awari memberikan edukasi ke warnet-warnet melalui milis mengenai pentingnya menggunakan peranti lunak legal guna menghindari “gangguan” dalam berbisnis warnet. Dalam kampanye tersebut termasuk di antaranya mempelajari bentuk-bentuk lisensi yang ada di peranti lunak yang sering digunakan di warnet. Beberapa diantaranya ternyata tidak memenuhi syarat untuk digunakan sehingga direkomendasikan untuk menggunakan peranti lunak lainnya.

Awari pun menyayangkan masih adanya pihak-pihak warnet yang merasa bisa berkelit menghadapi aturan legalitas perangkat lunak. Awari sendiri sikapnya jelas: legalkan perangkat lunak di warnet (bukan hanya OS saja). Bagi warnet yang masih bertahan dengan peranti lunak bajakan, Awari mengatakan bahwa apa yang mereka lakukan itu melanggar hukum dan setiap saat usahanya terancam untuk diberhentikan oleh aparat. Sampai saat ini, sweeping HAKI masih berlangsung secara teratur. Hari ini lolos bukan jaminan besok lolos lagi!
Prospek
Tarif akses data dari penyelenggaraan jaringan dan jasa Internet yang lebih rendah; meningkatnya kebutuhan akses bagi kalangan yang tidak memiliki sarana akses Internet di rumah, kantor, atau sekolah serta dukungan regulasi yang lebih kondusif memungkinkan usaha warnet mengalami pertumbuhan yang baik dan memiliki prospek yang bagus ke depannya. Namun, perlu digarisbawahi bahwa prospek warnet juga bergantung pada pengelola warnet tersebut, mau diarahkan ke mana warnetnya. Untuk mengetahui hal tersebut, Anda dapat mengintip bocorannya di website blog Irwin Day, http://tayuang.blogspot.com/2006/05/mengembangkan-warnet.html.
Nah, bagi Anda yang telah berencana untuk membangun warnet dan telah memahami tentang cara membangun warnet, bergegaslah untuk mempersiapkan dan menjalankan semuanya dari sekarang. Jadi, tunggu apa lagi?
Agar Warnet Dapat Bertahan “Hidup”

Faktor Sensitif : Dengan harga yang bersaing dijamin warnet Anda ramai dikunjungi.
- Berikut adalah tips bagaimana mengelola warnet agar dapat bertahan “hidup” dan profitable:
- Pilih lokasi yang strategis, seperti di dekat area kampus, sekolah atau pinggir jalan raya.
- Usahakan menggunakan PC bermultimedia.
- Tambahkan fasilitas penunjang seperti printer, scanner, serta makanan dan minuman ringan.
- Pastikan kemudahan fleksibilitas penggunaan penunjang untuk transfer data, seperti tersedianya floppy disk, USB, CD/DVD-ROM. Namun, tidak semua warnet memberikan semua fasilitas ini mengingat mudahnya penyebaran virus dari satu media ke media lainnya.
- Kalau ada dana lebih, akan lebih baik warnet dilengkapi dengan webcam, head set, printer, dan fasilitas untuk cetak foto dari kamera digital atau ponsel.
- Selain warnet, jika dana terbatas, sediakan juga rental komputer. Dapat dipastikan bila musim skripsi dan tugas-tugas tiba, Anda bisa menghasilkan income yang cukup baik.
- Utamakan kenyamanan pelanggan dengan memperhatikan sirkulasi udara yang baik (AC yang cukup dingin atau kipas angin yang berfungsi dengan baik) dan ruang tunggu yang layak.
- Selalu pelihara dan update teknologi komputer yang ada di warnet. User akan malas bila memakai komputer tua dengan kecepatan yang lambat. Jangan lupa untuk menggunakan UPS.
- Pekerjakan karyawan (kasir, admin atau operator) yang ramah, paham dengan troubleshooting, mau mengajari pelanggan-pelanggan baru, dan dapat memberikan pelayanan yang baik.
- Sediakan toilet yang bersih.
Source : CHIP 09 2006
Author : Riyan Sya, <!– var prefix = ‘ma’ + ‘il’ + ‘to’; var path = ‘hr’ + ‘ef’ + ‘=’; var addy95241 = ‘Penulis’ + ‘@’; addy95241 = addy95241 + ‘CHIP’ + ‘.’ + ‘co’ + ‘.’ + ‘id’; document.write( ‘‘ ); document.write( addy95241 ); document.write( ” ); //–>\n Penulis@CHIP.co.id <!– document.write( ‘‘ ); //–>
& Komentar sejauh ini
Tinggalkan komentar
Tinggalkan komentar
Baris dan paragraf terpisah secara otomatis, alamat email tidak akan ditampilkan, kode HTML diperbolehkan:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>




komplit broer infonya, gue memang lagi nyari info warnet, nggak sengaja ketemu nih!!! so, usaha warnet jalan teruuusss…
Komentar oleh syamsul 10 September 2007 @ 12:51 pmAssalamu’alaikum.
)
Komentar oleh Astonix 13 September 2007 @ 3:42 pmWah… kaya’nya kmu mo jd manager warnet nih bos…
By d way, udah tahu kalkulasi biayanya kan? kapan nih mo buka usahanya, aku akan setia menunggunya… (ceilee….
anyway thx bos informasinya,,,
Komentar oleh xtrezeguet 15 September 2007 @ 11:09 pmanyway thx bos informasinya,,,
Komentar oleh xtrezeguet 15 September 2007 @ 11:12 pmgw jg gi butuh informasi ini. cita2 sjk zaman kuliah dulu mau buka warnet… buat persiapan niyh, doain ya . amin
wah.. artikel nya great mas!!
Komentar oleh arif 18 September 2007 @ 10:37 amminta alamat n HP nya donk.. email aja ke armour_rif@yahoo.co.id
saya mau buka warnet nie mas
thanks
minta infonya bener ya mas…
Komentar oleh arif 18 September 2007 @ 10:39 amsaya mau buka warnet jg nie mas
Komentar oleh maghado 23 Oktober 2007 @ 8:49 pmrencana kecil2an pasang sekitar 5 PC
pake telkomsel flash kira2 bisa ga ya
tolong infonya
thank infonya
ass. mas saya mau nanya nih saya mau buka warnet
Komentar oleh jericho 9 Nopember 2007 @ 12:30 pmdengan pc 15 klient .tapi saya pecah 7 untuk game 8 buat browsing ,tolong dong mas spesifikasi kompinya
7 & 8 itu dn untuk server bagusnya spesifikasinya gmana.and truz klo say pake os sofware buat billing beli dmana yang bagus > tolong jawabannya mas
oh ya mas send ke email aja jailrock10@gmail.com
Komentar oleh jericho 9 Nopember 2007 @ 12:39 pmskalian tahap2 pemasangan traking cablenya
trimakasih infonya, kalau saya didaerah terpencil cuman ada bts tlp gsm, solusinya gimana ya mas, asumsi biaya ,per bulan, mohon kasih solusinya , merdeka
Komentar oleh cipto 13 Nopember 2007 @ 4:20 pmklo mengelola SDM gimana??klo yg OP nakal2??
Komentar oleh kadek 15 Nopember 2007 @ 9:12 amsalut sy bcnya mas, thx atas infonya! smoga tambah sukses ke dpn y mas. sy jg mau utk m’buka warnet tahap awal ni mas, kl bisa tlg kirim by email sy ttg rumusan analisa BEP utk 5 pc lokasi di rmh sdr & billingnya, utk software billingnya bisa didpt dr mana? thx mas.
Komentar oleh ughy 22 Nopember 2007 @ 11:27 amsaya siswi smkn 1 maros, akan menempuh ujian kompetensi. gimana yah cara membangun warnet menggunakan fasilitas webcam dengan wireles lan berbasis susu
Komentar oleh nurtia fajrah jalil 5 Desember 2007 @ 6:33 ammaaf katanya salah maksud saya berbasis linus suse
Komentar oleh nurtia fajrah jalil 5 Desember 2007 @ 6:34 amMz aq da Tugas Kul neh,Tugas MU(Manajemen Umum) aq dan tmn2 dpt tugas u/ bikin warnet dgn dana 75.000.000 pa tu ckup? tp cm warnet bo’ngan. qt d sruh ngumpulin bhan2,perencanaan, serta harga2 u/ buat warnet,aq binggung?! mz bisa ga kasih tw aq rincian dan cara u/ membuat warnet??? jawa ya atau kirim ja k email aq yach….
Komentar oleh Tami 8 Desember 2007 @ 3:51 amThanks
om tolong beri tahu saya cara mengeset IP address soalnya saya masih bingung???terus sya diminta untuk meng koordinasi sebuah warnet yang akan dibangun oleh keluarga saya…
tolong tips dan triknya dan juga mohon bantuannya..
kirim saja leawat email saya…
makasih
Komentar oleh gusta 6 Januari 2008 @ 12:04 pmsalam ….wah artikelnya bagus mas. gini mas. biar akses warnet speedy gwe tmbah banter piye ya mas. omong2 katanya speedy bendwith nya mau di naikian jadi 500 kbps bulan febuari ni bener ga sih mas
Komentar oleh bowo 15 Januari 2008 @ 2:05 pmcongratulations…boeat nyang bikin ni artikel..pak<mas<oom(umur brapa se yg bikin ni artikel??)jadi pengen buka warnet nih,,,hahahaha..kita berdua siswa smp3candi (sidoarjo kota lumpur)yg mau lulus…doain ya spy lulussss n bisa jadi pngusaha warnet….amieeeeeeen
Komentar oleh azka and via 8 Februari 2008 @ 6:50 amwah thanks buanget atas infonya…aku jadi bisa jauh lebih tahu apa aj yang dibutuhin buat bangun warnet…broadband IM2 tuh bagus g???
Komentar oleh bayoe 12 Februari 2008 @ 5:59 ammakasih bgt infonya ttg buka warnet, kebetulan saya lagi nyari2 eh ketemu.cuma ada yang mau saya tanyakan niy, gimana proses dar awalnya mulai dari menghubungi siapa?n provider yang bagus dan cepet menurut mas apa?tlg bls ke email saya.thx
Komentar oleh tieen 25 Februari 2008 @ 2:12 amAlow,,makasih neh infonya…
tapi boleh minta info tambahan g?
saya lokasi di bandung, tau ga saya kontak ke siapa untuk bisa buka internet?
matur thank you mas….
Komentar oleh andi 16 Maret 2008 @ 7:03 amThans for the advice. Saya tinggal di makassar. Rencana buat warnet di maros. Banyak yg sarankan pake speedy, stlh cr info ternyata di maros(40km dari makassar) speedy belum bisa. Bisa tolong sarannya, beserta proses dari awal mulai dari menghubungi profider dst.
Komentar oleh patrick 23 Maret 2008 @ 5:08 amArtikelnya acungin juempol deh…
Komentar oleh Ranran 2 April 2008 @ 6:17 pmkomplit dan berbobot
terima kasih
ok bro
thanks bgt bro
complite dh info nya
Komentar oleh rahmat 7 April 2008 @ 4:28 amwuuah, maksih infonya komplit plit, emang gitu jadi orang nggak perlu pelit dan suka membantu n kebetulan saya mau usaha warnet, bravo….. maju terus
Komentar oleh LivaDad 10 April 2008 @ 5:37 ambos, minta rincian pembuatan warnet untuk 15 PC donk yang lengkap nih. rencana mau buka. sekalian rekomendasi isp nya. kan penjelasanya udah ok.. thx.
Komentar oleh aji 10 April 2008 @ 2:18 pmkirim lewat email ya bos.. makasih banget sebelumnya.
Komentar oleh aji 10 April 2008 @ 2:20 pmTerima kasih atas pelawanan nya
Service Printer Sendiri
Komentar oleh Opi 17 April 2008 @ 11:14 amhttp://resetprint.blogspot.com
apakah di maros
Komentar oleh darwis 6 Mei 2008 @ 5:32 amsmkn 1 maros memang hebat dia sudah bisa membuat
Komentar oleh darwis 6 Mei 2008 @ 5:52 aminternet sendiri dan smkn 1 maros lebih bagus dari
pada sekolah lain. smkn 1 maros sekarang siswa siswi lebih pandai memainkan komputer dan juga bisa memasang jaringan dimana mana dan pandai juga memperbaki komputer dan menginstalnya.dan tidak lupa juga smkn 1 maros memepunyai 3 jurusan yaitu:
rpl.tkjdan bpl
hai hai anak smkn 1 maros katanya kamu sudah bisa membuat warnet sendiri .bagus kalau itu.sekarang
smkn 1 maros lebih bagus dari pada sekolah yg lain.
saya bangga bisa sekolah di smkn 1 maros . karenah
saya sudah bisa menserpis komputerdan menginstal komputer.
salam buat teman teman yg lagi prakering di mtc karebosi somoga kamu dapat nilai nilai yg bagus
Komentar oleh hasbi 6 Mei 2008 @ 6:08 amdan laporannya bagus bagus.
Artikel nya oke neh. Mas tolong aku dung, mo buka warnet dgn modal 50 jt bisa nga ? Caranya gimana ya. Tolong info nya ya mas. makaci
Komentar oleh lestad 8 Mei 2008 @ 7:20 pmLestad_end@yahoo.co.id
bikin warnet di maros gampang-gampang susah …
Komentar oleh jumper 27 Mei 2008 @ 1:04 amklo nak smkn1 maros dah bisa bikin warnet, hebat dunk …
warnet na dimana ???
by jumper
tx atas info membangun Warnet krn sy ada tgs tentang mmbngn warnet. mas tlng dong spesifikasinya ( alat” yagn dibutuhkan ). Mkcsh bnyk y….
Komentar oleh Three 28 Mei 2008 @ 1:38 ammass, sya mo bkin mini warnet karna dananya terbatas, mohon bantuannya mengenai BEPnya (saya masih nol/ belum tau apa2)
Komentar oleh wahyu 29 Mei 2008 @ 6:30 amtolong secepatnya mas soalnya saya, proyeknya udah dket
Komentar oleh wahyu 29 Mei 2008 @ 6:35 amklo bisa saya juga mnta tlong soalnya pryek saya bertahp
1. rental komp I (5 pc)
2. Cetak fto (upgrade print n scan)
3. counter pulsa
4. rental komp II (upgrade 5 pc + 1 pc server)
5. warnet (5 pc + 1 pc server)
di tunggu segera tlong bngets >>>>>>>>>>>>
kalau perlu kami yang ada di daerah dibentuk asosiasi warnet seluruh indonesia, biar kita kuat dalam segi hukum. bikin warnet kok dipersulit, korupsi aja enak-enakan brour……
Komentar oleh ody 8 Juni 2008 @ 1:53 pmpak minta tolong rincian lebih lengkapnya, saya berencana mau buat warnet dalam waktu dekat ini.
kira-kira untuk 20 client berapa dana yang harus dikeluarkan?
balesanya ditunggu. terimakasih..
Komentar oleh aji 28 Juni 2008 @ 3:37 am